<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>.: Arief Latu :. &#187; Personal</title>
	<atom:link href="http://blog.arieflatu.net/category/personal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.arieflatu.net</link>
	<description>another arieflatu.net blog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 09:57:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>C.I.N.T.A</title>
		<link>http://blog.arieflatu.net/2010/07/c-i-n-t-a.html/</link>
		<comments>http://blog.arieflatu.net/2010/07/c-i-n-t-a.html/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 17:04:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>latu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.arieflatu.net/?p=530</guid>
		<description><![CDATA[cinta hanyalah sebuah kata terbentuk atas susunan 5 huruf yang berbeda pun dengan persepsi orang yang tidak hanya 1, 2, atau 3 namun ujung yang akan ditemui hanya dua kesedihan atau kebahagiaan cinta hanyalah sebuah roman dengan tokoh utama aku dan sang pujaan dan alur yang bisa kita temui dalam apapun perjalanan mau kamu arahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_532" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://blog.arieflatu.net/wp-content/uploads/2010/07/love-icon.png"><img class="size-thumbnail wp-image-532  " title="cinta" src="http://blog.arieflatu.net/wp-content/uploads/2010/07/love-icon-150x150.png" alt="cinta" width="170" height="170" /></a><p class="wp-caption-text">cinta</p></div>
<p>cinta hanyalah sebuah kata<br />
terbentuk atas susunan 5 huruf yang berbeda<br />
pun dengan persepsi orang yang tidak hanya 1, 2, atau 3<br />
namun ujung yang akan ditemui hanya dua<br />
kesedihan atau kebahagiaan</p>
<p>cinta hanyalah sebuah roman<br />
dengan tokoh utama aku dan sang pujaan<br />
dan alur yang bisa kita temui dalam apapun perjalanan<br />
mau kamu arahkan ke kiri atau ke kanan<br />
tetap kesedihan atau kebahagiaan adalah ujungnya<br />
<span id="more-530"></span><br />
cinta hanyalah perwujudan dari mimpi<br />
butuh kerja sama yang baik antara dua sisi<br />
untuk membuat cinta akan dan tetap berseri<br />
siapapun yang berdiri di kanan atau di kiri<br />
tetap kesedihan atau kebahagiaan adalah ujungnya</p>
<p>ujung cinta bisa kamu pilih<br />
biarpun kamu telah berjuang gigih<br />
kesedihan belum tentu tersisih<br />
karena cinta bukan sekedar hanyalah<br />
tapi adalah komitmen</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.arieflatu.net/2010/07/c-i-n-t-a.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat wisuda</title>
		<link>http://blog.arieflatu.net/2010/07/selamat-wisuda.html/</link>
		<comments>http://blog.arieflatu.net/2010/07/selamat-wisuda.html/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 17:40:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>latu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[puisi]]></category>
		<category><![CDATA[wisuda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.arieflatu.net/?p=524</guid>
		<description><![CDATA[Selamat datang di gerbang kehidupanmu yang baru Tidak perlu panik Teman yang pernah kamu dapatkan dalam perjalanan sudah menantimu dengan suka cita siap menemanimu mengarungi jalan panjang tiada akhir Cerialah! Maka temanmu akan membuatmu tersenyum Mantapkanlah hatimu dan biarkan temanmu membuatmu lebih percaya diri Jangan kamu pernah cepat merasa puas Disaat kamu berteriak akan kesuksesanmu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><img class="    " title="wisuda" src="http://ubaid.trunojoyo.ac.id/media/blogs/ub/wisuda.jpg" alt="wisuda" width="200" height="259" /><p class="wp-caption-text">wisuda</p></div>
<p>Selamat datang di gerbang kehidupanmu yang baru<br />
Tidak perlu panik<br />
Teman yang pernah kamu dapatkan dalam perjalanan<br />
sudah menantimu dengan suka cita<br />
siap menemanimu mengarungi jalan panjang tiada akhir</p>
<p>Cerialah! Maka temanmu akan membuatmu tersenyum<br />
Mantapkanlah hatimu dan biarkan temanmu<br />
membuatmu lebih percaya diri<br />
Jangan kamu pernah cepat merasa puas<br />
Disaat kamu berteriak akan kesuksesanmu menggapai udara<br />
disaat itulah kamu merugi<br />
Pasti selalu ada hasrat yang belum kamu capai<br />
Raihlah dengan doa, usaha, dan cinta<br />
maka kamu akan dapatkan lebih dari kepuasan,<br />
kebahagiaan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.arieflatu.net/2010/07/selamat-wisuda.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maaf ya aku berdusta</title>
		<link>http://blog.arieflatu.net/2010/03/maaf-ya-aku-berdusta.html/</link>
		<comments>http://blog.arieflatu.net/2010/03/maaf-ya-aku-berdusta.html/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 03:28:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>latu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[dusta]]></category>
		<category><![CDATA[maaf]]></category>
		<category><![CDATA[rumah tangga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.arieflatu.net/?p=401</guid>
		<description><![CDATA[Sabar-sabar, artikel ini bukan menceritakan saya sering berdusta sama sang kekasih. Artikel ini saya dapat dari milis kantor karangan Bayu Gawtama, seorang life sharer. Isinya sangat menyenangkan untuk dibaca karena itu saya share disini agar bisa dibaca oleh umum. Enjoy it! Entah kapan saya punya keberanian untuk mengakui, mungkin suatu saat tanpa harus saya ceritakan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 161px"><img class="  " title="Sorry" src="http://lintaskata.files.wordpress.com/2008/10/maaf.jpg" alt="I'm sorry" width="151" height="151" /><p class="wp-caption-text">I&#39;m sorry</p></div>
<p>Sabar-sabar, artikel ini bukan menceritakan saya sering berdusta sama sang kekasih. Artikel ini saya dapat dari milis kantor karangan Bayu Gawtama, seorang life sharer. Isinya sangat menyenangkan untuk dibaca karena itu saya share disini agar bisa dibaca oleh umum. Enjoy it!<br />
<span id="more-401"></span><br />
Entah kapan saya punya keberanian untuk mengakui, mungkin suatu saat tanpa harus saya ceritakan, isteri akan tahu sendiri bahwa suaminya ini sering berdusta, dalam banyak hal. Kata orang, sepandai-pandainya menyimpan bangkai, akan tercium juga. Sehebat apapun seseorang menyembunyikan kebohongan, suatu saat akan terbongkar, bagaimana pun cara dan jalannya. Setiap dusta harus ditutupi oleh dusta yang lain, parahnya semakin lama energi ini akan habis terkuras karena fitrah manusia itu adalah kebenaran.</p>
<p>Ada nasihat yang bagus dari seorang sahabat sebelum saya menikah. Mudah sekali membuat wanita bahagia, kuncinya ada di telinga. Telinga dia dan telinga kita. Maksudnya, wanita itu hanya suka mendengar hal-hal yang indah dan menyenangkan. Maka ketika berbicara dengannya cukup bicarakan yang baik-baik, yang indah-indah dan hindari sesuatu yang bisa menyakitinya, meskipun itu sebuah kejujuran. Sebaliknya, ketika ia berbicara maka sediakan telinga kita seluas samudera untuk menampung segala cerita, kisah, curahan hati hingga keluh kesahnya.</p>
<p>Akhirnya waktu itu pun tiba, saya tak bisa lagi menahan untuk tidak bicara. Meskipun saya tahu, tanpa saya berterus terang pun isteri sudah bisa merasakannya. Mata batinnya selalu menyala, jiwanya selalu terasah untuk mampu menangkap sinyal-sinyal yang tak sesuai dengan kenyataan. Ia seperti tahu banyak hal yang sering saya sembunyikan, karenanya buat apa juga saya terus menahan hati untuk tidak berbicara empat mata dengannya.</p>
<p>Saya berterus terang, bahwa saya pernah mendustainya soal makan. Setiap pulang kerja, isteri hampir tak pernah absen untuk menyiapkan makan malam. Setiap kali isteri bertanya, “Makan sudah disiapkan, mau makan dulu apa mandi dulu?”. Nah disaat seperti inilah saya kerap berdusta, saya selalu bilang belum makan dan selalu menunggu untuk makan di rumah karena masakan isteri yang paling nikmat.</p>
<p>Padahal, sering sebelum pulang ada rekan yang mengajak saya makan, atau teman-teman di kantor menyediakan makan malam. Saya berdusta untuk tetap menghormati isteri yang sudah sepenuh hati menyiapkan masakan, akan bagaimana perasaanya jika saya tak menyentuh makanannya?</p>
<p>Masih tentang makanan, saya juga pernah berdusta berkenaan soal rasa. Kadang, mungkin karena ia terlalu letih mengurus rumah dan anak-anak seharian, ada yang kurang dalam rasa masakannya. Kadang kurang garam, atau terlalu manis. Saya harus menyembunyikan ekspresi saya ketika makanannya kurang atau kebanyakan garam misalnya. Kalau soal yang satu ini, biasanya isteri langsung tahu karena ia pun ikut makan. Paling-paling ia bilang, “iiih kok nggak bilang kalau belum digaramin…” saya hanya tersenyum.</p>
<p>Saya pernah berdusta kalau sepulang kerja isteri bertanya, “Pah capek nggak? Ada yang mau mama bicarakan…”. Selelah apapun saya saat itu, selalu saya bilang, “masih seger begini kok, ayo kita bicara…”. Belum satu jam berbicara, beberapa kali mata ini terpejam menahan kantuk. “iih diajak bicara kok malah tidur…”. Segera saya membelalakkan mata dan bilang, “Nggak, tadi merem itu lagi menghayati kok…”, sering pula isteri masih berbicara saya benar-benar tertidur lelap. Esok paginya, saya benar-benar minta maaf kepadanya.</p>
<p>Kadang isteri bertanya, “Papa ada waktu? Sedang tidak sibuk kan?” Pertanyaan itu kerap ia lontarkan ketika saya sedang di rumah. Saya belum bilang kalau hari itu ada kegiatan atau ada acara lain di luar rumah.</p>
<p>Tapi karena isteri yang meminta, maka saya katakan waktu saya sangat longgar hari itu. Maka kami pun berjibaku menyelesaikan pekerjaan rumah, namun diam-diam saya sambil kirim pesan singkat ke beberapa orang yang sudah terlanjur janji bahwa saya datang telat.</p>
<p>Soal uang pun demikian. Saya sering berusaha untuk tidak berkata, “tidak punya uang” saat isteri bertanya, “masih punya uang nggak? Uang belanja sudah habis…” atau “anak-anak perlu beli buku baru, Papa masih ada simpanan?”. Tidak tega rasanya kalau harus “jujur” mengatakan saya tidak punya uang saat itu. Saya hanya ingin membuat isteri tenang menjalani aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga tanpa harus memikirkan hal yang menjadi kewajiban saya. Jawaban untuk pertanyaan diatas, biasanya yang keluar dari mulut ini, “Ooh, perlunya kapan? Insya Allah akan selalu ada pada saat diperlukan.”</p>
<p>Satu lagi dusta yang sangat umum dilakukan banyak suami, meskipun sang isteri benar-benar tahu kalau suaminya berdusta dalam hal ini, tetapi ia tetap senang dengan “dusta” suaminya ini. Yakni ketika suaminya berkata, “Ma, kamu adalah wanita tercantik di dunia ini…” Ini bisa dibilang jujur, bisa juga dibilang dusta, tergantung bagaimana memandang dan memersepsikannya.</p>
<p>Sejujurnya memang mungkin isteri kita bukanlah yang benar-benar tercantik di dunia, karena boleh jadi secara fisik mungkin ada yang lebih cantik darinya. Tetapi, jika ini diungkapkan berdasarkan perasaan cinta yang sebenarnya, maka wajar jika di hati sang suami hanya kecantikan isterinyalah nomor satu di dunia, bukan yang lain. Cantik wajahnya, terlebih hatinya. Ajaibnya, meskipun terdengar “merayu” tetap saja semua isteri paling suka “dusta” yang satu ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.arieflatu.net/2010/03/maaf-ya-aku-berdusta.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diproteksi: Promosi provider CDMA yang berlebihan</title>
		<link>http://blog.arieflatu.net/2010/02/promosi-provider-cdma-yang-berlebihan.html/</link>
		<comments>http://blog.arieflatu.net/2010/02/promosi-provider-cdma-yang-berlebihan.html/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 02:39:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>latu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[cdma]]></category>
		<category><![CDATA[promosi]]></category>
		<category><![CDATA[provider]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.arieflatu.net/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada kutipan karena ini adalah tulisan yang dilindungi kata sandi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<form action="http://blog.arieflatu.net/wp-pass.php" method="post">
<p>Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:</p>
<p><label for="pwbox-377">Kata Sandi:<br />
<input name="post_password" id="pwbox-377" type="password" size="20" /></label><br />
<input type="submit" name="Submit" value="Kirim" /></p></form>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.arieflatu.net/2010/02/promosi-provider-cdma-yang-berlebihan.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mimpi</title>
		<link>http://blog.arieflatu.net/2009/12/mimpi.html/</link>
		<comments>http://blog.arieflatu.net/2009/12/mimpi.html/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 15:36:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>latu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[faktor kegagalan]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.arieflatu.net/?p=311</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang pasti atau setidaknya pernah memiliki mimpi karena mimpi tidak mengenal usia, jenis kelamin, latar belakang pendidikan atau bahkan kondisi kesehatan. Mimpi yang dimaksud di sini adalah mimpi yang dilakukan secara sadar –bukan bunga tidur- atau yang biasa kita kenal dengan istilah “harapan”. Mimpi adalah tindakan imajinatif dalam pikiran yang dapat menghasilkan sebuah kekuatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 235px"><img title="mimpi" src="http://d3d3k.files.wordpress.com/2008/03/fly-high.jpg" alt="Mimpi" width="225" height="300" /><p class="wp-caption-text">mimpi</p></div>
<p>Semua orang pasti atau setidaknya pernah memiliki mimpi karena mimpi tidak mengenal usia, jenis kelamin, latar belakang pendidikan atau bahkan kondisi kesehatan. Mimpi yang dimaksud di sini adalah mimpi yang dilakukan secara sadar –bukan bunga tidur- atau yang biasa kita kenal dengan istilah “harapan”. Mimpi adalah tindakan imajinatif dalam pikiran yang dapat menghasilkan sebuah <strong>kekuatan</strong> yang dapat kita gunakan sebagai jembatan masa depan. Kekuatan yang tanpa kita sadari dapat mempengaruhi sel-sel otak kita untuk mewujudkan harapan. Karena mimpilah kita memiliki kekuatan untuk memperjuangkan sesuatu, walaupun dalam prakteknya kita mungkin akan melewati keadaan yang kadang tidak sesuai dengan apa yang kita  harapkan.</p>
<p>“<em>Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu</em>”. Kalimat ini saya ambil dari film “Sang Pemimpi”. Kalimat yang <span id="more-311"></span>sederhana tapi memiliki arti yang luar biasa. Dengan bermimpi kita akan seolah-olah oleh Tuhan dibentukkan sebuah jalan dalam pikiran yang siap menuntun kita menjadi seperti apa yang kita impikan. Orang sukses benar-benar menjadi sukses karena jauh sebelum ia sukses, ia mempunyai mimpi-mimpi yang hebat.  Orang-orang sukses itulah yang menjadi inspirasi saya untuk bisa bermimpi, dimulai dari mimpi yang sederhana. Karena yang penting dari mimpi bukanlah seberapa besar mimpi itu, tapi sebesar apa kita untuk mimpi itu.</p>
<p>Dulu ketika saya kecil, saya mempunyai mimpi untuk menjadi seorang kernet. Mimpi yang sederhana memang. Tapi pada saat itu saya benar-benar berusaha agar saya bisa memiliki kemampuan sebagai seorang kernet. Usaha itu tergambar pada bagaimana tanpa letihnya saya berimajinasi dengan bergelantungan ala kernet di kolong meja besar.</p>
<p>Seiring dengan makin berkembangnya pola pikir, mimpi saya pun meningkat. Hal ini bisa terjadi karena keluasan pengetahuan akan membantu kita untuk membuat pikiran kita lebih terbuka sebagai prasyarat sebuah optimisme. Saya mempunya 2 mimpi, mimpi khusus dan mimpi umum. Mimpi khusus saya adalah saya ingin nama saya ada pada daftar pustaka sebuah buku atau muncul di situs pencarian seperti google, live atau yahoo, karena prestasi dan keahlian saya. Saya ingin keberadaan saya diakui dan memberikan manfaat kepada lingkungan di mana saya hidup atau bahkan lebih luas dari itu.</p>
<p>Sedangkan untuk mimpi umum saya ingin bahwa tiap harinya saya harus bisa bertambah kaya, baik ilmunya, amalnya ataupun hartanya. Dengan ilmu, kita bisa meraih segalanya yang ada di dunia ini, dengan amal kita akan selalu ingat bahwa kita bukanlah segalanya, dan harta adalah sarana penunjang untuk mencapai 2 kriteria tersebut.</p>
<p>Bermimpi adalah kegiatan yang sangat penting untuk pencapaian hidup. Apapun hal yang akan kita lakukan, entah itu mengawali sebuah usaha, pekerjaan ataupun kegiatan lain yang kita harapkan hasilnya, bermimpilah tentang hal tersebut. Bermimpilah bahwa kita telah mengalami sebuah hasil dari yang akan kita lakukan. Namun, bermimpi saja tidaklah cukup, mimpi-mimpi yang tidak dtuangkan tidak akan membuahkan hasil. Bergeraklah, langkah ke-1000 dimulai dari langkah pertama.</p>
<p>Atas dasar itulah saya selalu berusaha agar mimpi saya tercapai. Saya tancapkan kuat-kuat niat saya untuk menggapai mimpi tersebut. Saya konversikan niat tersebut dalam bentuk tulisan dan saya teriakkan dengan lantang bahwa saya pasti bisa menggapainya. Cara termudah untuk menjalankan niat itu adalah dengan belajar. Kapanpun dan dimanapun kita bisa belajar, belajarlah. Dan untungnya setelah saya lulus dari perguruan tinggi, saya bekerja di perusahaan yang giat melakukan training, ASTRA –Asal Senggang, TRAining.</p>
<p>Jalan untuk menggapai mimpi tidaklah selalu mulus. Seringkali kita menemui kegagalan yang bisa membuat kita patah semangat untuk menggapai mimpi. Faktor internal dan eksternal yang menjadi biang di balik kegagalan itu. Malas, takut, tidak beruntung, bencana alam, ataupun faktor x lainnya adalah contoh kecil yang bisa menunjukkan bahwa untuk menggapai sesuatu yang kita harapkan tidaklah mudah. Tapi yang perlu kita ingat adalah kegagalan bukan untuk ditangisi karena kegagalan adalah harga yang harus dibayar untuk kesuksesan yang ingin kita dapatkan.</p>
<p>Jadi tidak ada alasan untuk tidak bermimpi. Bermimpilah! Karena mimpi akan membentuk sebuah sikap yang optimis dan memotivasi diri mewujudkan apa yang kita impikan. Dan seperti kata Arai dalam Sang Pemimpi, “<em>Orang macem kite nih harus bisa bermimpi, kalo tak bermimpi kite kan mati</em>”.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.arieflatu.net/2009/12/mimpi.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Goodbye</title>
		<link>http://blog.arieflatu.net/2009/10/goodbye.html/</link>
		<comments>http://blog.arieflatu.net/2009/10/goodbye.html/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 17:40:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>latu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.arieflatu.net/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[23 Oktober 2009 Jatuh pada hari jumat, yaitu 1 hari sebelum saya di wisuda dari kampus tercinta. Semua yang diperlukan untuk wisuda telah saya persiapkan dengan baik, tak terkecuali memastikan si pacar datang. Saya ingin yang mengantarkan mama papa bukan LO, tapi si pacar, yang katanya besok akan memberikan kejutan untuk saya. Tersirat sih, tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_281" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-281" title="Arief Latu Suseno" src="http://blog.arieflatu.net/wp-content/uploads/2009/10/Arief-Latu-Suseno-150x150.jpg" alt="Arief Latu Suseno" width="150" height="150" /><p class="wp-caption-text">dengan dasi bikinan si pacar</p></div>
<p>23 Oktober 2009</p>
<p>Jatuh pada hari jumat, yaitu 1 hari sebelum saya di wisuda dari kampus tercinta. Semua yang diperlukan untuk wisuda telah saya persiapkan dengan baik, tak terkecuali memastikan si pacar datang. Saya ingin yang mengantarkan mama papa bukan LO, tapi si pacar, yang katanya besok akan memberikan kejutan untuk saya. Tersirat sih, tapi saya bisa menangkap pancaran dari sinyal  gerak tubuhnya. Tapi saya tidak memaksa dia untuk memberitahukan kejutannya walaupun saya menjadi sangat penasaran.</p>
<p>24 Oktober 2009</p>
<p>Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Hari dimana saya akan melepas status lajang, eh status mahasiswa sarjana di ITB. Pukul 5.45 saya bangun dan mulai sarapan. Semuanya berjalan lancar hingga kami sekeluarga tiba di lokasi parkir IF ITB. Masih sepi, karena mungkin teman-teman sudah berkumpul langsung di sabuga.  Lalu saya pun mengajak kedua orang tua saya untuk berjalan menyusuri terowongan menuju sabuga. Papa saya pun tiba2 bertanya, &#8220;wulan mana?&#8221; <span id="more-280"></span>Waw..kaget saya mendengarnya. Lalu saya jawab dia ntar dateng ketika acara akan selesai.  Semua wisudawan dan orang tua telah masuk ke dalam sabuga.  Lumayan panas hingga membuat saya harus berkipas-kipas.</p>
<p>Jam 8an lewat, si pacar menelpon dengan suara panik, mengabarkan dia harus ke jakarta karena papa nya tiba2 masuk ke rumah sakit. Deg, seketika saya menjadi sangat khawatir tapi saya berusaha untuk tenang dan menenangkan serta meyakinkan dia bahwa semuanya akan baik2 saja. Tapi tidak sampai 1/2 jam, si pacar mengabarkan papanya telah meninggal dunia. Inna lillahi wa inna illahi rajiun</p>
<p>Sedih sekali mendengarnya. Ya Tuhan, sempat saya berpikir kenapa Engkau memberikan 2 momen bertolak belakang pada saat yang sama. Saya berusaha untuk tetap tenang karena saya sadar saya wajib untuk menenangkan si pacar pada saat2 seperti ini.</p>
<p>Wisuda selesai 1 jam lebih cepat dari susunan acara. Alhamdulillah. Selesai makan, kami sekeluarga pun bertolak ke Jakarta untuk melayat. Suasana sedih sangat terasa begitu mendengar keterangan mama wulan. Katanya, semua terjadi begitu cepat tanpa ada indikasi. Takdir Tuhan memang misterius.</p>
<blockquote><p>Oh ya, akhirnya saya di beri tahu bahwa kejutan yang akan diberikan wulan adalah kejutan dari papanya. Papa wulan ingin datang diam2 ke bandung untuk memberikan selamat pada acara wisuda saya.</p></blockquote>
<p>Namun Tuhan berkehendak lain. Walaupun begitu, saya sangat sangat tersanjung dengan niat papa wulan.  Berat rasanya mengucapkan 2 salam perpisahan. Selamat tinggal ITB, selamat jalan Pa Mawardi. Semoga amal ibadahmu diterima di sisiNya dan segala kesalahan diampuni olehNya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.arieflatu.net/2009/10/goodbye.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat jalan nenek..</title>
		<link>http://blog.arieflatu.net/2009/06/selamat-jalan-nenek.html/</link>
		<comments>http://blog.arieflatu.net/2009/06/selamat-jalan-nenek.html/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 17:06:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>latu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.arieflatu.net/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 9 Juni 2009 jam 8.00, kamar saya diketuk dengan keras oleh suster yang menjaga kakek nenek saya. Saya diminta untuk ke rumah sakit untuk mendaftar ke dokter jantung agar nenek saya bisa langsung diperiksa begitu datang ke rumah sakit. Belakangan saya baru tahu kalau nenek saya sesak nafas jam 1/2 1 pagi. Sampai jam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggal 9 Juni 2009 jam 8.00, kamar saya diketuk dengan keras oleh suster yang menjaga kakek nenek saya. Saya diminta untuk ke rumah sakit untuk mendaftar ke dokter jantung agar nenek saya bisa langsung diperiksa begitu datang ke rumah sakit. Belakangan saya baru tahu kalau nenek saya sesak nafas jam 1/2 1 pagi.</p>
<p>Sampai jam 1/2 10 pagi saya menunggu di depan ruang periksa dokter jantung. Saya heran kenapa nenek saya belum datang2 juga, padahal sudah hampir 2 jam saya menunggu. Akhirnya saya menelpon tante yang akan mengantar nenek ke rumah sakit. Ternyata nenek saya ada di UGD dari jam 9 pagi.</p>
<p>Saya pun langsung ke UGD. Dan benar nafas nenek saya tersengal2 sampai harus dibantu oksigen. Cukup lama kami menunggu di UGD untuk bisa mendapatkan kamar untuk rawat inap nenek saya. Jam 2 siang saya pulang karena saya sudah sangat mengantuk akibat baru tidur jam 4 pagi.</p>
<p>Akhirnya sekitar jam 4 sore, nenek saya<span id="more-135"></span> bisa mendapatkan kamar. Hingga hari ke 5 (klo ga salah) keadaan nenek saya sudah agak membaik sehingga besoknya mau diputuskan untuk home care saja. Namun besoknya nenek saya kritis. Bahkan malamnya nenek saya sudah tidak merespon ketika di rangsang. Nenek saya tetap tertidur ketika tubuhnya digoyang, ditusuk pake jari, dsb.</p>
<p>Tanggal 17 Juni semua keluarga sudah berkumpul. Bahkan tante saya sudah menyuruh pembantu di rumah untuk membersihkan ruang tamu, mengeluarkan kursi2, dan memasang karpet.</p>
<p>Beberapa jam setelah saya datang ke rumah sakit, kakek saya datang. Begitu melihat keadaan nenek, kakek saya pun menangis, sesuatu yang baru pertama kali saya lihat. Semua sangat sedih menyaksikan kejadian itu. Tangan kanannya memegang tangan nenek dan tangan kirinya menyeka air mata. Kakek saya pun berkata bahwa &#8220;ini sudah selesai&#8221;</p>
<p>Hanya sebentar kakek saya langsung ingin pulang. Sesuatu yang tidak pernah terjadi karena biasanya kakek saya selalu ingin di rumah sakit kalau nenek sedang dirawat.</p>
<p>Jam 1/2 pagi saya pulang bersama kakak saya karena saya masuk angin. Saya baru tidur 1 jam ketika hp kakak saya berdering. Katanya nenek saya keadaannya merosot tajam. Kakak saya pun langsung bersiap. 5 menit kemudian telp rumah berdering dan diangkat oleh suster.</p>
<p>Sambil menunggu kakak saya bersiap, saya iseng menanyakan siapa yg telp pagi2 begini ke suster. Ternyata itu telp dari sepupu saya yg ada di rumah sakit bilang kalau nenek saya sudah meninggal.</p>
<p>Innalillahi wa innaillahi raji&#8217;un..</p>
<p>Selamat jalan nenek, semoga amal ibadah nenek diterima disisiMu ya Allah dan semoga salah dan dosanya diampuniMu ya Allah. Semoga nenek tenang disana.</p>
<p>Dan tolong dimaafkan kalau nenek saya (Ny. Roeb) ada salah kepada siapapun yang membaca tulisan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.arieflatu.net/2009/06/selamat-jalan-nenek.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>2 hari yang indah</title>
		<link>http://blog.arieflatu.net/2009/06/2-hari-yang-indah.html/</link>
		<comments>http://blog.arieflatu.net/2009/06/2-hari-yang-indah.html/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 15:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>latu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.arieflatu.net/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[2 hari ini bener-bener jadi 2 hari yang indah buat saya. Gimana ga, setelah beratus-ratus jam saya tidak melihat mukanya, akhirnya muka itu ada dihadapan saya. Saya bisa melihat mukanya dengan bebas, menyentuh rambutnya dengan pelan dan menghirup aroma parfumnya secara mendalam. Kami pun berjalan-jalan ke Ciwalk untuk menonton Sinetron Ketika Cinta Bertasbih, yang katanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>2 hari ini bener-bener jadi 2 hari yang indah buat saya. Gimana ga, setelah beratus-ratus jam saya tidak melihat mukanya, akhirnya muka itu ada dihadapan saya. Saya bisa melihat mukanya dengan bebas, menyentuh rambutnya dengan pelan dan menghirup aroma parfumnya secara mendalam.</p>
<p>Kami pun berjalan-jalan ke Ciwalk untuk menonton Sinetron Ketika Cinta Bertasbih, yang katanya siih..diputer di 7 negara. Jadi kayanya bagus nih film. Namun sayang sungguh disayang, saya agak jenuh dengan sinetron ini. Mungkin kalau sinetron ini tidak menyuguhkan pemandangan Mesir yang sangat indah, saya udah tidur siang yang mahal. Hehe</p>
<p>Untungnya setelah itu saya terhibur dengan artis-artisnya yang secara eksklusif dateng ke Ciwalk. Ditambah Krisdayanti yang tampil cantik dengan busana serba pink (macam abg.. ), Melly Goeslaw sama siapa tuh yg feat sm dia pas nyanyi KCB.</p>
<p>Tapi terlepas dari itu, asal sama dia, jalan-jalan kemanapun terasa menyenangkan. Apalagi setelah ga ketemu cukup lama. Benar-benar menjadi 2 hari yang indah.</p>
<p>Makasi ya wulandari telah menjadi &#8220;dia&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.arieflatu.net/2009/06/2-hari-yang-indah.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keramahtamahan bukan segalanya dalam usaha</title>
		<link>http://blog.arieflatu.net/2009/02/keramahtamahan-bukan-segalanya-dalam-usaha.html/</link>
		<comments>http://blog.arieflatu.net/2009/02/keramahtamahan-bukan-segalanya-dalam-usaha.html/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 08:38:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>latu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[itb]]></category>
		<category><![CDATA[kantin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.arieflatu.net/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Sering banget kita jumpai berbagai bidang usaha yang menganut prinsip utama keramahtamahan. Paling keliatan klo kita makan di sebuah warung makan yang agak berkelas. Mulai dari masuk pintu, pesen makanan sampai keluar dari sana kita disambut dan &#8216;diusir&#8217; dengan ramah dan sopan dengan harapan agar kita terkesan dan akan sering2 singgah kesana. Mungkin dengan ramah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sering banget kita jumpai berbagai bidang usaha yang menganut prinsip utama keramahtamahan. Paling keliatan klo kita makan di sebuah warung makan yang agak berkelas. Mulai dari masuk pintu, pesen makanan sampai keluar dari sana kita disambut dan &#8216;diusir&#8217; dengan ramah dan sopan dengan harapan agar kita terkesan dan akan sering2 singgah kesana. Mungkin dengan ramah tamahnya mereka, rasa makanan yang tidak seberapa akan tertutupi.</p>
<p>Tapi ternyata prinsip ini tidak berlaku di sebuah kantin yang bernama GK* Barat ITB, dengan * = U. Udah sering gw kena damprat sama si kasir karena gw salah naro duit. Menurut dia, harusnya gw naro di baki tempat pembayaran, bukan di baki tempat kembalian.</p>
<p>Gw juga pernah kena damprat gara2 gw mesen makanan berulang2. Padahal maksud gw baik biar si ibu denger apa yg gw pesen (karena dia lagi ngobrol wkt gw pesen makanan).</p>
<p>Kekurangramahan mereka ternyata udah terkenal ke sepenjuru ITB. Fakta ini gw dapet wkt gw kuliah Komunikasi Pembangunan. Wkt itu sang dosen nyinggung-nyinggung masalah ini.</p>
<p>Tapi yg gw heran adalah kantin ini tetep ramai. Udah mana ga ramah, ga begitu enak makanannya, agak mahal pula. Hm..ternyata apa yg dikatakan Bapak Harry Lubis benar adanya, bahwa dimana disitu banyak orang, maka kekuatan untuk menyedot customer akan sangat besar. Dan itu emg benar, karena ternyata keramahtamahan bukan segalanya dalam usaha</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.arieflatu.net/2009/02/keramahtamahan-bukan-segalanya-dalam-usaha.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Today is wonderful day</title>
		<link>http://blog.arieflatu.net/2009/01/today-is-wonderful-day.html/</link>
		<comments>http://blog.arieflatu.net/2009/01/today-is-wonderful-day.html/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 16:08:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>latu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arieflatu.net/blog/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Wuah&#8230;hari ini bener2 kerasa spesial. Dimulai dari sms si pacar yang mengena di hati, sampe kejutan si pacar menjelang ujian. Bener-bener sebuah kejutan karena doi tiba2 udah ada di depan kamar gw (untung gw udah mandi) sambil bawa sesuatu yang luar biasa + makanan buatan sendiri. Tadinya sempet meng-underestimate rasa makanannya (hehe), abisnya doi sendiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wuah&#8230;hari ini bener2 kerasa spesial. Dimulai dari sms si pacar yang mengena di hati, sampe kejutan si pacar menjelang ujian.</p>
<p>Bener-bener sebuah kejutan karena doi tiba2 udah ada di depan kamar gw (untung gw udah mandi) sambil bawa sesuatu yang luar biasa + makanan buatan sendiri. Tadinya sempet meng-underestimate rasa makanannya (hehe), abisnya doi sendiri yang bilang klo rasanya ga karuan. Tapi ternyata kungpow chicken buatan km, numero uno. Hoho. Beneran loh, ayam nya enak, sayurnya seger abis, cumi nya empuk, mayonaise nya aga asin dikit. Hihi..</p>
<p>Sesuatu yang gw bilang luar biasa diatas emg bener2 luar biasa, spesial, di luar dugaan, dan dalam scope spesifikasi yang diinginkan. Hihi..</p>
<p>Makasi ya pacarku tersayang utk hari ini yang begitu indah <img src='http://blog.arieflatu.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.arieflatu.net/2009/01/today-is-wonderful-day.html/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
