Tips & Trick: Cara mengurus surat nikah di KUA

Share Button

Nikah

Nikah

Artikel berikut saya dapatkan dari wolipop.com. Sengaja saya salin di sini sebenarnya untuk bookmark untuk diri sendiri, siapa tau nanti-nantinya butuh tongue Artikelnya adalah tentang cara mengurus surat nikah di KUA. Berikut artikelnya.

Di tengah persiapan mengurus catering, busana, sampai dekorasi, jangan sampai lupa mengurus surat nikah. Surat nikah merupakan tanda bukti resmi kalau pernikahan Anda dan pasangan telah sah dan dicatat oleh negara. Memang banyak calon pengantin yang enggan mengurus sendiri surat nikah karena kesibukan atau malas membayangkan prosesnya yang rumit. Biasanya mereka menyerahkan hal tersebut kepada keluarga atau orang kepercayaan.

Nah, untuk yang ingin mengurus sendiri berikut tata caranya pengurusan surat nikah di KUA untuk pasangan beragama Islam:

  1. Tentukan Tempat Menikah
  2. Sebelum mengurus surat nikah, tetapkan dulu dimana Anda akan menggelar akad nikad. Lokasi akad nikah ini nantinya akan berpengaruh dalam pengurusan surat nikah. Jika akad nikah akan digelar di area domisili calon pengantin wanita (CPW) maka nanti calon pengantin pria perlu mengurus surat numpang nikah. Jika akad nikah digelar bukan di area domisili CPW maupun calon pengantin pria (CPP) maka dua-duanya perlu mengurus surat numpang nikah.

  3. Waktu Mengurus Surat Nikah
  4. Menurut keterangan di situs resmi KUA Pasar Minggu, surat nikah wajib diurus selambat-lambatnya 10 hari sebelum berlangsungnya akad nikah. Jika pernikahan Anda sudah disiapkan dari jauh-jauh hari, tak ada salahnya mulai mengurus dari 1-2 bulan sebelum pernikahan. Hal ini agar Anda bisa mendapat penghulu yang sesuai dengan jam akad nikah yang Anda inginkan. Apalagi jika Anda menikah di waktu yang ramai, ada kemungkinan jadwal para penghulu sudah mulai padat terisi.

  5. Surat-surat yang Perlu Disiapkan
    • Foto Copy KTP, siapkan sekitar 4 lembar untuk masing-masing pengantin
    • Foto Copy Kartu Keluarga, siapkan sekitar 4 lembar untuk masing-masing pengantin
    • Pas Photo Calon Pengantin, berukuran 2×3 masing-masing 4 lembar & 3×4 masing-masing sekitar 4 lembar. Jika menikah beda pulau, siapkan paling tidak 10 lembar
    • Bagi yang berstatus duda/janda, lampirkan surat Talak/Akta Cerai dari Pengadilan Agama/Negeri
    • Surat dispensasi dari Pengadilan Agama khusus untuk calon pengantin yang berusia kurang dari 19 tahun (laki-laki), kurang dari 16 tahun (perempuan), atau laki-laki yang akan berpoligami
    • Bagi anggota TNI/POLRI dan Sipil TNI/POLRI harus ada Izin Kawin dari Pejabat Atasan/Komandan
    • Ijazah terakhir (ada beberapa KUA yang mensyaratkan, tergantung masing-masing KUA)
    • Materai sekitar 6 lembar
  6. Proses Pengurusan Surat Nikah
  7. Masing-masing pengantin harus mengurus surat nikah dengan proses sebagai berikut:

    • Menuju RT dan RW setempat untuk mengurus surat pengantar (dokumen: fotokopi KTP 2 lembar)
    • Setelah mendapat surat pengantar, CPW dan CPP mengurus surat N1, N2, dan N4, dan surat keterangan belum menikah ke kelurahan tempat tinggal masing-masing (dokumen: pasfoto 3×4 = 2 lembar, fotokopi KTP CPW & CPP 2 lembar, fotokopi KK CPP & CPW 2 lembar, surat pengantar RT/RW). Untuk dokumentasi sebaiknya fotokopi surat N1, N2, N4, dan surat keterangan belum menikah.
    • Surat N1, N2 dan N4 kemudian dibawa ke KUA kecamatan masing-masing CPP dan CPW untuk mengurus surat rekomendasi nikah. Jika CPP atau CPW tidak melangsungkan pernikahan di KUA domisili maka perlu mengurus surat numpang nikah.
    • Jika perlu mengurus surat numpang nikah, maka surat rekomendasi dari KUA masing-masing CPP dan CPW setempat dibawa ke KUA kecamatan tempat Anda menikah. Di situ Anda akan melakukan pendaftaran pernikahan, diberi tahu ketersediaan penghulu yang akan menikahkan, serta diberi pembekalan tentang pernikahan. (dokumen: surat rekomendasi nikah dari KUA domisili, pasfoto 2×3 = 4 lembar, dan surat-surat lain dari KUA setempat).
    • Setelah bertemu dengan penghulu yang akan menikahkan Anda, jangan lupa meminta nomor telepon dan alamat rumah penghulu tersebut untuk penjemputan. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi agar pernikahan Anda berjalan lancar.
    • Total pengurusan biaya surat nikah dari keluarahan sampai KUA sekitar kurang lebih Rp. 200 ribu di luar biaya penghulu. Untuk biaya penghulu biasanya disampaikan langsung oleh penghulu masing-masing. Jumlah tersebut sebaiknya dibayar separuhnya sebelum nikah lalu dibayar sisanya usai akad nikahnya. Biaya penghulu ini jumlahnya bervariasi mulai dari Rp 200 ribu sampai Rp 1,5 juta.
    • Sekitar satu minggu atau 3 hari sebelum waktu akad nikah, tak ada salahnya menghubungi penghulu untuk mengingatkan.
  8. Simpan Rapih Dokumentasi

Kurang lebih, demikian proses mengurus surat nikah secara umum. Di beberapa tempat mungkin ada beberapa aturan yang berbeda sedikit. Setelah proses mengurus surat selesai, simpan rapih dokumentasi surat tersebut. Percayakan kepada salah satu anggota keluarga atau teman dekat untuk berhubungan dengan penghulu di hari H. Anda sebagai pengantin tentu tak mungkin sibuk mengurusnya. Jangan lupa ingatkan kepada orang yang ditunjuk agar ia juga bertanggungjawab menyimpan buku nikah Anda usai akad nikah.

Share Button

Incoming search terms:

surat nikah, cara mengurus surat nikah, buku nikah, mengurus surat nikah, surat numpang nikah, syarat nikah kua, biaya nikah di kua, syarat nikah, pengurusan surat nikah, Urus surat nikah, syarat mengurus surat nikah, Syarat menikah di kua, syarat nikah di kua, cara membuat surat nikah, persyaratan nikah di KUA

FB Comments

comments

Powered by Facebook Comments

Tags: , ,


You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

AddThis Social Bookmark Button

19 Responses to “Tips & Trick: Cara mengurus surat nikah di KUA”

  1. haha.. boleh nih buat ntar beberapa tahun ke depan. tapi kalo ga berubah lagi peraturannya.. Nikah itu ribet juga ya prosedurnya. nikah secara agama aja deh.. tongue

  2. Ismi Wilda on Juli 19th, 2011 at 09:30
  3. wah izin bookmark gan happy lagi ngurus nih ane heheheh

  4. adi on Oktober 27th, 2011 at 23:40
  5. matursuwun atas infonya
    besok saya mau cetak foto yang banyak buat siap-siap biar ga kekurangan

  6. Imoot on Desember 7th, 2011 at 09:20
  7. makasih buat langkah2 na, bisa buat di jadikan tips ngurus di kua nanti kalau nikah happy

  8. niar cilukbaa on Januari 5th, 2012 at 13:52
  9. mahal dan ribet . . . . tapi demi surga ( dunia ) . . . ??!!

  10. zhygoetz on Januari 9th, 2012 at 14:43
  11. Makasih bgt gan tips & trik-nya, berguna bgt buat ane yg lagi mau ngurus administrasi pranikah.
    Bukmark juga ah, kali2 nanti ada yg perlu lagi.
    confusedhakehands

  12. rio on Januari 19th, 2012 at 09:45
  13. maaf mas numpang nanya,kalau untuk janda.. kartu keluarganya bagaimana ya?

  14. panjul on Januari 30th, 2012 at 16:03
  15. makasih infonya ya

  16. sigit on Februari 8th, 2012 at 11:33
  17. gan mau tanya
    apakah sekarang syarat mau menikah harus ada akta kelahiran n ijazah??
    trus klo nikah masih dalam lingkup satu kabupaten apakah ga pake akte kelahiran gpp asal ada ijazah??

    makasih sebelume gan

  18. vino g' thebokir on Februari 9th, 2012 at 09:09
  19. @vino, dokumen apa saja yg diperlukan sbg syarat nikah kan sudah jelas ditulis disitu happy

  20. latu on Februari 9th, 2012 at 17:17
  21. Thank’s infox gan, surat numpah nikah itu apa sama dngan surat pndah kawin gan?happy

  22. foredi gel on Februari 19th, 2012 at 00:23
  23. @foredi gel: surat pindah kawin itu yg gimana gan? Malah belom tau tuh big grin

  24. latu on Februari 21st, 2012 at 10:53
  25. Pastesan bnyak yg suka jajan ternyta rumit juga

  26. adi on April 9th, 2012 at 12:24
  27. sekarang masih rumit gitu gak ya… semoga ane nikah nanti ngurusnya mudah. amin…

  28. arief on Mei 15th, 2012 at 12:25
  29. gimana kalau org tua (yg sdh punya anak/cucuk) mau buat akte nikah,karena dia belum punya akte nikah???…..

  30. abth iskandar on Juli 16th, 2012 at 14:31
  31. Gampang di bikin Susah

  32. danielwagner on Oktober 5th, 2012 at 00:09
  33. Barusan ana baca untuk ngurus di pernikahan total biayanya klo di KUA sebesar 35ribu, klo nikah diluar KUA biaya 85ribu berdasarkan pasal yang berlaku..

  34. ferlisukses on November 13th, 2012 at 16:22
  35. hadech.. Rumit buanget yech trnyata urusan-y, mles bget urusan yg rumit2.

  36. s parno on Desember 24th, 2012 at 22:22
  37. Ribet tp harus semangat untuk menjalan ibadah karena Allah SWT dan sunah rossul..

  38. Ira on Agustus 19th, 2013 at 11:56

Leave a Reply